Kamis, 17 Oktober 2013
Yang ku mau hanya kau
Aromanya
begitu menyentuh
Menyerbak keseluruh relung darah
Menelisir pada embun hati yang begitu peka
Terhadap rasa
Menyerbak keseluruh relung darah
Menelisir pada embun hati yang begitu peka
Terhadap rasa
Peka
akan bisikan semilir syahdu cinta
Yang
menjanjikan angan indah
Tentang
nirwana fana
Bagai
degupan yang kekal
Cinta cahaya lentik hidup yang
membasuh
Gelapnya laksana buih berderai
Menjulurkan realis mimpi
Penabur gelisah
Dan syahdunya cintamu itulah yang
kurajut
dan kunanti ,
agar disetiap detik anganku
selalu bergelora cintamu yang
berkumandang
bukan cinta yang lain
Yang ku mau hanya KAU
23 November 2013
Kabut
Kotor
Kepiluan
alam
Terdengar
ranting itu menjerit
Menghantarkan
khayalan umat
Mendambakan
semerbak angin
Yang
kini telah lenyap
Jalan
itu dipenuhi kabut kabut kotor
Dan
udara dengan bau asing lewat
Keluar
dari lubang kecil nan panjang
Yang
tak henti hentinya keluar
Menaburkan
benih penyakit
Kini
dimanakah udara yang bening
Kalau
bukan dari sebrang ?
15 Juli 2011
Langganan:
Postingan (Atom)
