Kabut
Kotor
Kepiluan
alam
Terdengar
ranting itu menjerit
Menghantarkan
khayalan umat
Mendambakan
semerbak angin
Yang
kini telah lenyap
Jalan
itu dipenuhi kabut kabut kotor
Dan
udara dengan bau asing lewat
Keluar
dari lubang kecil nan panjang
Yang
tak henti hentinya keluar
Menaburkan
benih penyakit
Kini
dimanakah udara yang bening
Kalau
bukan dari sebrang ?
15 Juli 2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar